KEMENAG PANDEGLANG CAIRKAN DANA BOS MI DAN MTS RP. 23 MILYAR


Pandeglang (Humas Pandeglang) – Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang telah mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) semester pertama tahun 2020 bagi Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Pandeglang. Pencairan dilakukan secara bertahap mulai minggu kedua sampai minggu keempat Maret 2020.

Data yang diperoleh dari Bendahara Pengeluaran Satuan Kerja (Satker) Pendidikan Islam Ivan Noor Frediansyah, dana yang dicairkan sejumlah Rp. 23.300.900.000. Rinciannya, untuk jenjang MI sejumlah Rp. 8.555.400.000, sedangkan untuk MTs Rp. 14.745.500.000.

Terkait dengan pencairan ini, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Pandeglang H. Solekhudin menghimbau agar kepala MI dan MTs di wilayah kerjanya menggunakan dana BOS yang diterima sesuai petunjuk teknis (Juknis) BOS dan perencanaan yang dituangkan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM).

“Kami himbau seluruh kepala madrasah agar mempergunakan dana BOS dengan sebaik mungkin. Sesuaikan penggunaannya dengan juknis BOS dalam Peraturan Dirjen Pendis nomor 7330 tahun 2019. Manfaatkan sebaik mungkin dana BOS tersebut agar bisa memenuhi kebutuhan madrasah yang sudah dituagkan dalam RKAM,” ujarnya seraya menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BOS agar tidak menimbulkan prasangka tidak baik oleh publik.

Telah dicairkannya BOS jenjang MI dan MTs di Kabupaten Pandeglang disambut baik kepala Madrasah.
“Alhamdulillah BOS sudah bisa dicairkan dan direalisasikan sesuai dengan pos-pos yang tercantum dalam RKAM, seperti untuk kegiatan pembelajaran,kegiatan ektrakurikuler, kegiatan evaluasi pembelajaran, pembayaran honor rutin dan sebagainya,” ujar Ita Husnalita, kepala MI Al-Ishlah Laksana.

“Alhmdulillah seluruh prosesnya mulai dari pengajuan sampai pencairan sudah jauh lebih baik dengan adanya sosialisasi dan pembinaan oleh Seksi Pendidikan Madrasah. Semoga ke depan terus dan terus lebih baik,” harap Ita.

Ungkapan serupa juga disampaikan Ketua KKM IX MTs Pandeglang H. Syaepudin. “Alhamdulillah dana BOS madrasah tahun 2020 kembali disalurkan oleh Kemenag. Yang menggembirakan, besaran dananya mengalami kenaikan. Untuk jenjang MTs, naik dari Rp 1.000.000/siswa menjadi Rp 1.100.000/siswa. Saya bersyukur dan berharap penambahan jumlah tersebut dapat membantu madrasah dalam mengalokasikan anggaran yang berorientasi pada mutu pembelajaran dan mutu madrasah,” kata H. Syaepudin yang juga kepala MTs Al-Muttaqin.

“Saya berharap seluruh kepala madrasah, khususnya di KKM IX MTs Pandeglang dapat memanfaatkan dana BOS sesuai dengan aturan yang berlaku dan mempertanggung jawabkannya secara baik dan benar dengan tepat waktu dan tepat guna. Pengambilan dana BOS agar disesuaikan dengan RKAM sehingga tidak terjadi pemborosan dan penggunaan dana yang tidak perlu dan alokasi sesuai dengan kebutuhan madrasah,” harapnya lagi.

Sebelumnya Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam Upaya Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Perubahan2)
Selanjutnya TANGKAL COVID-19, KUA DI PANDEGLANG PERKETAT PROTOKOL LAYANAN NIKAH