Keterangan Foto : Kepala Kanwil Kemenag Banten, Nanang Fatchurochman memberikan arahan di Workshop Pendampingan Karya Tulis Ilmiah bagi Guru PAI

Kepala Kanwil Kemenag Banten Beri Arahan di Workshop Pendampingan Karya Tulis Ilmiah Guru PAI

KEMENAG BANTEN - Kepala Kanwil Kemenag Banten, Nanang Fatchurochman memberikan arahan di acara workshop Pendampingan Karya Tulis Ilmiah bagi guru PAI di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Banten.

Workshop Pendampingan Karya Tulis Ilmiah tersebut digelar oleh UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Aula Kanwil Kemenag Banten, Selasa 17 Mei 2022.

Hadir pada kesempatan itu Kaprodi PAI Pasca Sarjana UIN SMH Banten, Wasehudin, Kabid Penma Kanwil Kemenag Banten, Muhtadi dan Kepala Kanwil Kemenag Banten, Nanang Fatchurochman serta Anton Athoilah sebagai narasumber.

Kaprodi PAI Pasca Sarjana UIN SMH Banten, Wasehudin mengatakan bahwa workshop pendampingan karya tulis ilmiah tersebut diikuti oleh 40 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Provinsi Banten.

"Karya tulis ilmiah ini menjadi salah satu syarat kenaikan pangkat, jadi kalau pengen pengen naik pangkat, harus membuat karya ilmiah yang bisa dipublish di jurnal nasional maupun internasional," kata Wasehudin.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Banten, Nanang Fatchurochman mengatakan bahwa membuat karya tulis ilmiah itu sangat mudah dan tidak lebih dari lima BAB.

"Penelitian itu tidak jauh dari 5 BAB, BAB I pendahuluan, BAB II bisa kerangka acuan, bisa kerangka berfikir, bisa juga kerangka teori, BAB III, metodologi penelitian, BAB IV hasil analisis, BAB V kesimpulan, selesai itu doktor, yang tebal itu lampiran semua, masa 5 poin itu susah sih," kata Nanang.

Dengan adanya pendampingan karya tulis ilmiah ini, Nanang berharap para guru PAI di Lingkungan Kanwil Kemenag Banten bisa memberikan karya tulis atau penelitian yang tidak hanya sebatas opini semata, namun juga by data dan by empirik.

"Dengan adanya pendampingan ini, agar terus memperdalam bidang akademik, khususnya dalam bidang penelitian ini, karya tulis ilmiah itu manfaatnya bukan hanya untuk pribadi, tapi juga untuk semuanya, termasuk untuk pengambilan kebijakan," pungkasnya. (Humas)