Keterangan Foto : EDUCATION STAKEHOLDER ENGAGEMENT MEETING (ESEM)

EDUCATION STAKEHOLDER ENGAGEMENT MEETING (ESEM)

EDUCATION STAKEHOLDER ENGAGEMENT MEETING (ESEM)

Oleh : Siti Khodijah

(Koordinator BRIDGE MIN 2 Tangsel)

 

Program Kemitraan Sekolah Australia-Indonesia BRIDGE dan Asia Education Foundation mengadakan kegiatan Education Stakeholder Engagement Meeting 2021 secara Live Streaming pada hari Rabu, 15 September 2021, pukul 09.00-11.30 WIB / 10.00-12.30 WITA.

Kegiatan talkshow secara virtual ini diadakan untuk para pemangku kepentingan dari 94 daerah di Indonesia, baik dari pihak Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama, termasuk di dalamnya Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan yang diwakili oleh Rani Martiani.

Kegiatan ini dimulai dengan beberapa sambutan di antaranya dari Direktur Asia Education Foundation, Hamish Curry, Counsellor, dan Juru Bicara Kedutaan Besar Australia Jakarta, Luke Brown, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Muhammad Zain, dan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan RI, Irwan Syahril yang diwakili oleh Ririn Yuniarsih, dan Manager International Education Partnership at Asia Education Foundation oleh Jennifer Star.

Kegiatan ini menitikberatkan pada pentingnya dukungan dari para stakeholder khususnya dari para pemangku kepentingan di Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. Bertindak sebagai pembicara utama dalam kegiatan ini adalah Prof. Richardus Eko Indrajit selaku Akademisi dan Pakar Pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, beliau memaparkan tentang Global Connection in Education di era pandemik seperti sekarang ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan acara panel diskusi dengan tiga narasumber dari tenaga pendidik BRIDGE Indonesia dan Australia mengenai praktik-praktik baik komponen koneksi global dalam pendidikan melalui kemiteraan sekolah. Mereka adalah  Siti Khodijah, guru dari MIN 2 Kota Tangerang Selatan Banten,  yang telah bergabung dengan program BRIDGE dari tahun 2011 dengan sister school Marlborough Primary School Melbourne, Victoria dan Saint John The Apostle School Adelaide, South Australia.

Narasumber kedua yaitu Jim Broke dari Camden Heaven Cedar High School, New South Wales. Narasumber ketiga yaitu Refnita, seorang guru dari SMAN 3 Padang dengan sister school Australia International Islamic College, Queensland dan di tahun 2020 diangkat menjadi Pengawas Sekolah oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.

Dalam panel diskusi tersebut para narasumber membahas tentang bentuk-bentuk kerjasama yang dilakukan dalam kerjasama sister school dan juga bentuk-bentuk dukungan dari berbagai stakeholder baik dukungan dari orangtua, kepala madrasah/sekolah, komite dan pemangku kepentingan di Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.

Pada kesempatan tersebut juga dibahas bagaimana cara mempertahankan kemitraan sekolah, mengingat untuk mempertahankan kerjasama itu tidaklah mudah, akan ada beberapa kendala di dalamnya. Jadi dalam panel diskusi ini, para narasumber memberikan beberapa strategi dan masukan tentang bagaimana cara mempertahankan kemitraan sehingga kerjasama sister school bisa tetap bersinergi dan berjalan dengan baik dan lancar.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian apresiasi pada stakeholder atau Great Achievement untuk beberapa kategori oleh Jessica Steven selaku International Education Program Coordinator of Asia Education Foundation. Ada empat kategori Great Achievement yang diapresiasi yaitu pertama Kemitraan sekolah yang mendapatkan dukungan untuk memperkuat kolaborasi kemitraan mereka melalui penambahan satu orang guru BRIDGE yang dilakukan secara kompetitif.

Kedua, Kemitraan sekolah yang mendapatkan dukungan dana hibah (Competitive Grant Support) melalui seleksi yang kompetitif untuk memperkuat kemitraan mereka.

Ketiga, Kemitraan sekolah yang dianugerahi status “Kemitraan Mercusuar” (Lighthouse Partnership) atas prestasinya yang luar biasa dalam kegiatan kolaborasi, serta usahanya dalam membagikan manfaat dari kemitraan sekolah kepada komunitas yang lebih luas.

Keempat, yaitu  Kemitraan sekolah yang berhasil membina kemitraan sekolah mereka secara aktif selama 10 tahun atau lebih. Untuk Great Acvievement ini, MIN 2 Kota Tangerang Selatan memperoleh apresiasi di tiga kategori yaitu di kategori pertama, kedua dan keempat.