Keterangan Foto : Foto bersama usai vaksinasi.

70 Siswa MTsN 1 Pandeglang Jadi Pionir Vaksinasi Pelajar di Kejari Pandeglang

Pandeglang (Humas) – Sebanyak 70 siswa MTsN 1 Pandeglang menerima dosis pertama vaksin Covid-19 bagi pelajar, Kamis (22/07/2021) di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang. Ke-70 siswa MTsN 1 Pandeglang tersebut bergabung bersama siswa SMP, SMA, SMK, MA dan santri sebagai pionir program vaksinasi pelajar yang dicanangkan pemerintah untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Suwarno, menjelaskan, Kejari Pandeglang menyediakan 1.000 dosis untuk vaksinasi massal tersebut. Program ini, kata Kajari, merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka ulang tahun kejaksaan yang ke-61 yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2021. “Ini salah satu bentuk kepedulian kejaksaan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas Kajari.

Kajari Suwarno berharap, vaksinasi massal dapat mempercepat terwujudknya kekebalan kelompok (herd immunity) di Kabupaten Pandeglang. “Kami berharap vaksinasi massal ini bisa menciptakan herd immunity atau kekebalan massal. Kami berharap rasio dari herd immunity itu bisa mencapai 70 persen dari warga Kabupaten Pandeglang sehingga ke depan Covid-19 di Kabupaten Pandeglang bisa diakhiri,” harap Kajari.

Zaki Faturohman, siswa kelas 9 MTsN 1 Pandeglang mengaku lega bisa mengikuti vaksinasi pelajar. “Alhamdulillah tadi (vaksinasi) berjalan lancar. Lega akhirnya bisa ikut vaksin supaya tidak kena Covid-19,” kata Zaki saat ditemui usai mengikuti vaksinasi.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Pandeglang Hj. Tati Jumiati sangat menyambut baik adanya Kerjasama Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang dengan Kejaksaan Negeri untuk melaksanakan program vaksinasi siswa usia 12-17 tahun. “Kami satu-satunya madrasah yang menjadi pionir untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut. Ini sebagai upaya agar siswa-siswi kami sehat dan terbebas dari Covid-19 dengan varian baru.  Kami berharap agar siswa yang belum mendapatkan vaksin hari ini bisa diberikan pelayanan oleh Puskesmas dan klinik di tempat domisili masing-masing,” ujar Hj. Tati.

Vaksinasi hari pertama ini juga diikuti oleh 13 santri. Dari 13 orang tersebut, 9 santri diantaranya berasal dari Pondok Pesantren Kun Karima sedangkan 4 santri lainnya dari Pondok Pesantren Al-Mizan. Selain pelajar dan santri, vaksinasi juga diikuti warga masyarakat setempat. Dari 1.000 dosis yang disediakan, 500 diantaranya digunakan Kamis (22/07/2021), sedangkan 500 dosis sisanya disuntikkan Jum’at keesokan harinya.