CEGAH COVID-19, MADRASAH DI PANDEGLANG SEMPROT DESINFEKTAN SECARA SWADAYA


Penyemprotan cairan desinfektan di MI, MTs dan MA An-Nahl, Cikeusik, Pandeglang.

Pandeglang (Humas Pandeglang) – Madrasah di Kabupaten Pandeglang giat melakukan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan. Kegiatan ini antara lain dilaksanakan di MI, MTs dan MA An-Nahl yang berlokasi di Desa Tanjungan, Cikeusik, Pandeglang. Di madrasah yang memiliki siswa hampir 300 orang tersebut, penyemprotan desinfektan dilakukan Senin (30/3/2020) lalu.

Pada tahap awal, penyemprotan disinfektan dilakukan di seluruh ruang kelas madrasah yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren An-Nahl Darunnajah 5 tersebut. Penyemprotan juga dilakukan di setiap sudut kamar mandi, kantor dan masjid. Secara merata ruang imam, mimbar, lantai dalam dan luar, kaca, jendela, pintu, pegangan tangga dan dinding juga tak terlewatkan disemprot cairan desinfektan.

Penyemprotan dibiayai secara mandiri oleh yayasan dan dilakukan langsung oleh guru-guru MI, MTs, MA An-Nahl. Cairan desinfektan diracik sendiri dengan mencampur bahan-bahan tertentu yang dapat membunuh virus Corona dan mencegah penyebarannya. Penyemprotan desinfektan di Madrasah tersebut dipantau langsung oleh Pimpinan Harian Pondok Pesantren An-Nahl Darunnajah 5, Ustadz Muhamad Shodiq bersama Ustadz Fauzan.

“Selain melakukan penyemprotan, kami tetap melakukan anjuran pemerintah, seperti social distancing, hidup sehat dengan olahraga dan tentunya juga berdoa. Selain itu, pintu masuk selalu dijaga dan orang yang masuk ke madrasah diseleksi terlebih dahulu. Kalau ada orang masuk, kami menerapkan protokol cuci tangan dan sterisasi kendaraannya. Kami juga melakukan penyemprotan desinfektan di dalam dan sekitar madrasah. Agar lingkungan kami terhindar dari segala virus dan bakteri,” jelas Ustadz Muhamad Shodiq.

Pencegahan penyebaran Covid-19 dengan penyemprotan desinfektan juga dilakukan di MTs Roudhotul Falakh yang berada di Kelurahan Pagerbatu, Majasari Pandeglang, Kamis (02/04/2020). Penyemprotan yang menghabiskan 4 tangki ukuran 10 liter ini dibiayai secara swadaya oleh YPP Roudhotul Falakh yang mengelola MDTA, MTs dan pondok pesantren. “Sebagian besar siswa belajar di rumah, tapi masih ada 65 siswa yang tidak pulang dan tetap tinggal di pondok,” kata H. Fakhruroji, pengurus YPP Roudhotul Falakh.

Sebelumnya Pelayanan Publik Tanpa Tatap Muka (online) Selama Pelaksanaan Sistem Kerja Pegawai dari Rumah Tinggal (Work From Home)
Selanjutnya KEMENAG PANDEGLANG CAIRKAN HONOR 280 PAI NON PNS