Zakat Disejajarkan Dengan Sholat


Kepala Kankemenag Kota Cilegon Drs. H. Mahmudi, M.Si. Dalam Pembukaan Penyuluhan Zakat di Aula Kantor

Cilegon-Inmas, Aula Kemenag Kota Cilegon, Rabu, (3/5/17) dihadiri oleh peserta Penyuluhan Zakat di Lingkungan Kankemenag Kota Cilegon tahun 2017 berjumlah 20 orang yang terdiri dari: utusan Penyuluh Agama Honorer 8 orang ( masing-masing Kecamatan 1 Orang ); utusan Baznas Kota Cilegon 3 orang; utusan Madrasah Aliyah Negeri 2 orang; Madrasah Tsanawiyah 3 orang; Madrasah Ibtidaiyah 1 orang dan utusan UPZ Kankemenag Kota Cilegon 3 orang. Kegiatan ini akan dilaksanakan dari pukul 07.30 s/d pukul 15.30 WIB. Adapun materi yang akan disampaikan dalam kegiatan Penyuluhan Zakat di Lingkungan Kankemenag Kota Cilegon Tahun 2017 adalah: Peran Kementerian Agama Dalam Implementasi UU Nomor 23 Tahun 2011 dan PP Nomor 14 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Zakat oleh Kepala Kankemenag Kota Cilegon ( Drs. H. Mahmudi, M.Si. ); Teknik Fundraising dan Penyaluran Zakat di Baznas Kota Cilegon oleh Wakil Ketua III Baznas Kota Cilegon ( Drs. H. Yayat Supriyadi, M.Si. ).

Hifdillah, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Penyuluhan Zakat di Lingkungan Kankemenag Kota Cilegon tahun 2017 mengatakan: Kegiatan ini sengaja melibatkan Penyuluh Honorer dengan maksud pemberdayaan tenaga honorer dan kegiatan langsung dapat menyentuh mustahik.

Ketua Pelaksana Kegiatan Penyuluhan Zakat di Lingkungan Kankemenag Kota Cilegon tahun 2017 juga berharap agar : Kegiatan ini memberikan dampak positif sebagai pengetahuan tambahan bagi Penyuluh honorer dan Pelaksana pengelolaan zakat dapat dilaksanakan lebih transparan sesuai dengan amanah UU Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Dalam sambutan pembukaan Penyuluhan Zakat di Lingkungan Kankemenag Kota Cilegon tahun 2017, Kepala Kankemenag Kota Cilegon Mahmudi mengatakan: Pentingnya setiap Umat Islam paham betul tentang Zakat, karena kedudukan Zakat di dalam rukun Islam berdampingan dengan sholat.

Mahmudi melanjutkan: Zakat adalah hal yang fundamental atau esensial dalam syariat Islam, karena termasuk di dalam rukun Islam. Hal ini terbukti fundamentalnya zakat disejajarkan dengan sholat dengan adanya setiap perintah sholat selalu ada perintah zakat ( selalu bergandengan/mengikuti ). Kerjakanlah sholat dan tunaikan zakat, bukan mengerjakan sholat atau zakat karena rukun Islam tidak dapat memilih salah satu justeru saling melengkapai/menyempurnakan, hal ini menunjukkan fundamentalnya/esensialnya zakat.

Insya Allah dengan kesadaran setiap Umat Islam untuk berani berzakat akan menarik masyarakat dari garis kemiskinan menuju kesejahteraan. ( Abdullah Suko / AS )

Sebelumnya Pelantikan DKM & Peringatan Isro dan Mi’raj di Masjid Al-Wustho Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon
Selanjutnya Penyerahan Dokumen Nilai UN dan UAMBN Tahun 2017