Silaturrahim Presiden Jokowi Dengan Ulama, Tokoh Agama, dan Pimpinan Pondok Pesantren se-Tangsel


PAMULANG (Inmas_Tangsel) – Presiden Jokowi berserta rombongan pada Ahad (04/11/2018) berkunjung ke pesantren Daarul Hikmah Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Kedatangan Jokowi ini dalam rangka melakukan silaturrahim ke pondok pesantren pada peringatan Hari Santri Nasional 2018. Rombongan presiden tiba pukul 18.30 WIB.

Hadir dalam acara ini, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, Sekda Pemkot Tangsel, Muhamad, Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Bima Suprayoga, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim 0506 Tangerang, Kapolres Tangsel, Forkopinda Tangsel, Ketua MUI Tangsel yang juga pimpinan pesantren Daarul Hikmah, KH. Saidih beserta pengurus, para pimpinan pondok pesantren dan ulama se kota Tangsel, serta warga yang datang sejak siang hari.

Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Airlangga Hartanto, Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden bidang keagamaan, Gus Rozin, datang ke pesantren Daarul Hikmah untuk melakukan silaturahim dengan 1.000 ulama Tangsel. Kegiatan ini sebagai salah satu kunjungan kerjanya.

Walikota Tangsel, Airin Rahmi Diany mengucapkan selamat datang kepada Presiden Jokowi, dirinya menyampaikan bahwa jalan raya di Tangsel masih banyak yang sempit, dan berharap Presiden dapat membantu pembangunan infrastruktur di kota Tangsel, apalagi Tangsel memiliki bandara Pondok Cabe.

Senada dengan itu, Ketua MUI Tangsel yang juga pimpinan pesantren Daarul Hikmah, KH. Saidih, mengucapka selamat datang kepada Presiden Jokowi. Ia berharap kunjungan ini dapat memberi kontribusi kepada pesantren di kota Tangsel.

Sementara itu, dalam sambutannya, Jokowi mengucapkan terima kasih terutama kepada pimpinan pesantren Daarul Hikmah, KH. Saidih. Dirinya mengajak warga untuk selektif menerima berita Hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, mengatakan bahwa silaturrahim dan sinerginitas antara ulama dan umaro sangatlah penting. Islam adalah agama yang memerintahkan umatnya untuk taat kepada pemimpin, dan pemimpin yang baik adalah yang mau mengerti keinginan rakyatnya. Untuk mengerti keinginan rakyat, maka seorang pemimpin harus terjun dan mendengar keluhan dan keinginan rakyatnya. (Fuay)

Sebelumnya Siswa Madrasah Tidak Cuma Pintar Mengaji, Tapi Juga Piawai di Bidang Teknologi
Selanjutnya MTsN 5 Serang Boyong Piala di Perlombaan PMR AKSARA Perdana Tahun 2018