Seksi Penmad Tangsel Adakan Sosialisasi Aplikasi Raport Digital (ARD)


KENCANA LOKA (Inmas_Tangsel) – Kementerian Agama telah meluncurkan aplikasi online untuk raport. Nama aplikasi ini adalah Aplikasi Raport Digital (ARD) Madrasah. Aplikasi ini terkait dengan penilaian hasil belajar yang diberlakukan untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah.

Untuk mempersiapkan pembuatan raport ini, Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Tangsel mengadakan sosialisasi dan pelatihan penggunaan Aplikasi Raport Digital (ARD) kepada para operator madrasah, bertempat di aula Kantor Kemenag Tangsel. Sosialisasi dan pelatihan ARD ini diselenggarakan bertahap sesuai jenjang.

Kasi Penmad Kemenag Tangsel, Suhardi, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini untuk tahap awal ditujukan kepada operator madrasah, mengingat aplikasi ini terkait dengan Emis.

“Aplikasi Raport Digital ini nantinya akan memudahkan guru dan pihak terkait untuk mengakses nilai raport siswa madrasah negeri maupun swasta. Disamping itu juga menjadi bahan evaluasi bagi pihak yang berwenang untuk melakukan penilaian kinerja guru dalam meningkatkan kompetensi peserta didik,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk diikuti dengan baik, karena era digital merupakan tuntutan zaman yang tidak bisa dihindari. Para guru  harus menguasai IT dan tekhnologi informasi serta berbagai macam instrumen yang terkait pengelolaan data berbasis digital agar tidak ketinggalan zaman.

“Oleh karena itu, memanfaatkan media dan teknologi khususnya bagi Tenaga Pendidik dan Kependidikan di Madrasah Negeri maupun Swasta menjadi sebuah keniscayaan dalam rangka meningkatkan kompetensi dalam menghadapi era digital saat ini,” tegas Suhardi.

Kegiatan sosialisasi ini diadakan secara bertahap dalam beberapa hari. Pada Senin kemarin (10/12/2018) untuk jenjang MTs, dan pada Selasa dan Rabu (11-12/12/2018) untuk jenjang MI, disusul untuk jenjang MA.

Bertindak sebagai narasumber, TU MAN 1 Kota Tangsel, Shohibuddin, dan staf Penmad, Mursadi, yang memaparkan tahapan instalisasi aplikasi secara offline, dan tekhnis penggunaan aplikasi tersebut dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pada Bidang Pendidkan Madrasah. (Fuay)

Sebelumnya KEMENAG KOTA CILEGON LAKSANAKAN BIMBINGAN PENCEGAHAN KAWIN ANAK dan PENGUATAN KELUARGA MUDA
Selanjutnya 2000 Peserta Ditargetkan Mengikuti Acara Gowes Kemenag Tangsel