Sebanyak 3.285 Peserta Didik RA Mengikuti Gebyar Kreativitas RA di Pasar Seni, Ancol, Jakarta.


JAKARTA (Inmas_Tangsel) – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Tangerang Selatan mengadakan kegiatan Gebyar Kreativitas RA di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, pada Rabu (14/02/2018). Hadir pada kegiatan ini Kasi Penmad Kemenag Kota Tangsel, H. Suhardi, beserta staf, Pengawas RA, Anis Anjani dan Hj. Hadijah Muhsin, dan perkawilan dari IGRA Serang, Kabupaten Tangerang dan KKG RA Provinsi Banten.

Kasi Penmad saat membuka acara menyampaikan apresiasi dan rasa kagumnya kepada IGRA Tangsel. “Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada IGRA Tangsel, yang sangat inovatif menciptakan kegiatan-kegiatan positif dalam skala besar, sehingga berprestasi mengungguli yang lain. Tentunya ini berkat solidalitas, kreativitas dan inovasi IGRA yang dinamis dan selalu ingin maju dan berprestasi”, ungkapnya penuh semangat.

 

 

 

 

 

Dirinya juga mengutarakan bahwa pendidikan yang diberikan sejak usia dini, selain dapat menjadikan anak-anak sebagai penerus bangsa yang pintar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, juga harus memiliki iman dan takwa, sehingga berahlakul karimah.

Ketua IGRA Tangsel Hj. Muslihat, menjelaskan, Tema Gebyar Kreativitas RA tahun ini adalah “Bersama Mewujudkan Generasi Islami, Terampil, Cerdas, Sehat, Kuat, Mandiri, dan Berkarakter.”

“Dalam Gebyar Kreativitas ini diisi dengan berbagai perlombaan yang meliputi lomba Menari Islami, Menyanyi Bersama Kalimat Thoyyibah, Hafalan Surat Pendek, Gerak Jalan, Lari Bendera dan Mewarnai Gambar, diikuti oleh 3.285 peserta dari RA se-Kota Tangerang Selatan,” jelasnya.

Hj. Muslihat menambahkan, dalam Gebyar Kreativitas RA ini juga diadakan beberapa perlombaan sebagai wadah penyalur bakat anak dan guru RA serta menggali potensi anak didik dan guru RA untuk lebih kreatif dalam berinovasi serta berani menjunjung tinggi sportifitas.

Sementara itu, pengawas RA, Anis Anjani, menjelaskan bahwa pendidikan bagi anak tidak hanya tertumpu pada guru, namun juga peran aktif orang tua menentukan keberhasilan pendidikan. Menurutnya, kegiatan Gebyar Kreativitas RA yang diadakan oleh IGRA Kota Tangsel ini merupakan kegiatan yang positif, terutama untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak dalam mengembangkan bakat dan kreatifitasnya.

Senada dengan Anis, pengawas RA, Hj. Hadijah berharap guru RA lebih kreatif dalam menanamkan pola didik yang efesien dan tidak monoton.

“Dengan diadakannya acara ini diharapkan dapat merangsang kreatifitas guru untuk menciptakan inovasi dan pembelajaran baru sehingga anak didik bertambah dalam bidang ilmunya tanpa mengurangi keceriaannya sebagai anak-anak di usia dini,” jelasnya.

Diakuinya, tidaklah mudah menjadi seorang guru RA, karena di sini para guru dituntut harus sabar dan selalu berinovasi untuk memberikan ilmu. Untuk membentuk pola pikir dan tingkah laku yang baik itu harus atraktif terus menerus dan disesuaikan dengan umur anak agar anak tidak mudah stres di kemudian hari.  (#Fuay | #Nana)

Sebelumnya MTs IT Bani Zuhud Wanasalam Gelar Simulasi UNBK
Selanjutnya Rapat FK2MI Provinsi Banten