MIN 1 Kota Tangsel Adakan Haflah 30 Juz dan Surat Pilihan


CIPUTAT (Inmas_Tangsel) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tangsel pada Rabu (26/02/2020) mengadakan acara Haflah 30 Juz dan Surat Pilihan, yang dilaksanakan di masjid Ar-Riyadh, Ciputat Tangsel.

Acara tersebut dihadiri oleh Kasi Penmad Kemenag Tangsel, Suhardi, Pengawas Kecamatan Ciputat, Abd. Rozak, Kepala MIN 1 Tangsel, Ratu Rohimah, tokoh masyarakat, dewan guru, wali murid, dan siswa-siswi MIN 1 Tangsel.

Kepala MIN 1 Tangsel, Ratu Rohimah, dalam sambutannya menjelaskan acara Haflah tahun ini mengambil tema Menanamkan Alquran di Hati Menuju Karakter Insan Madani.

“Alhamdulillah kegiatan ini rutin dilakukan dengan harapan di masa depan akan muncul generasi Qur`ani dari MIN 1 Kota Tangsel. Setidaknya kami ikut berpartisipasi memperbanyak penduduk Indonesia, khususnya provinsi Banten, yang menjadi penghapal Al-Qur’an,” tuturnya.

Sementara itu Kasi Penmad, Suhardi, dalam sambutannya merasa bangga atas prestasi siswa-siswi MIN 1 Tangsel ini. Dirinya berharap kegiatan ini terus dilanjutkan dan ditingkatkan terus.

“Banten lewat LPTQ nya mencanangkan kegiatan Maghrib Mengaji. Dulu saat saya kecil, selalu mengaji selepas Maghrib. Di zaman sekarang kebiasaan itu sudah banyak hilang, yang ada bukan mengaji, tapi main HP,” ujarnya.

Ia berharap para orangtua terus mendukung anak-anaknya untuk membaca dan menghapal Alquran.

“Kepada para orangtua harus memberi contoh dan menjadi teladan kepada anak-anaknya untuk gemar mengaji. Jangan pernah takut anaknya menghapal Alquran. Sekarang ini sudah banyak lembaga pendidikan yang menerima siswa dari jalur penghapal Alquran. Mereka bisa masuk tanpa test,” jelasnya.

Bahkan, tambanya, di Kementerian Agama juga sudah ada pengangkatan Pegawai Negeri Sipil yang khusus ahli di bidang Alquran, yang pekerjaan khusus mengoreksi Alquran.

“Jadi orangtua tidak usah takut mensupport anak-anaknya untuk menghapal Alquran. Mereka akan tetap bisa sekolah dan kuliah di kampus-kampus ternama. Maka saya berharap para orangtua dapat terus mengarahkan anak-anaknya untuk meneruskan sekolahnya ke jenjang berikutnya yaitu pondok pesantren, lalu kuliah di PTIQ, IIQ, dan sebagainya,” imbuhnya.

Dalam nada yang sama, Pengawas Kecamatan Ciputat, Abd. Rozak, mengatakan sekarang ini sudah banyak metode-metode untuk mudah menghapal Alquran.

“Misalnya metode Qiraati yang membuat anak menjadi mudah dalam menghapal dan mempelajari Alquran sejak dini. Pokoknya harus punya motto ’Ngaji Itu Penting, Bukan yang Penting Ngaji,” tandasnya.

Acara diakhiri dengan prosesi wisuda bagi siswa yang telah menghapal juz 30 dan surat-surat pilihan. (Fuay)

Sebelumnya MTs Negeri 4 Tangerang Adakan Pelatihan Menulis
Selanjutnya Peresmian Masjid Jami’ Al-Anwar Puspita Bangsa Ciputat, Tangsel