MGMP PAI SMP Tangsel Adakan Pelatihan Praktek Manasik Haji Siswa SMP


CIATER (Inmas_Tangel) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP Kota Tangsel pada Rabu (07/11/2018) mengadakan Pelatihan Praktek Manasik Haji bagi siswa-siswa SMP se-Kota Tangsel bertempat di kampus Insan Cendikia Madani (ICM), Ciater, Tangerang Selatan, diikuti oleh lebih dari 1200 peserta dari 94 SMP se-kota Tangsel. Pelatihan Praktek Manasik Haji ini baru pertama kalinya diadakan di Kota Tangsel bahkan di provinsi Banten.

Hadir pada acara pembukaan, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie yang sekaligus membuka acara, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, Ketua Yayasan Edukasi Sejahtera, Muzayyin Arif, Pengawas PAI SMP Kemenag Tangsel, Munawir AM dan Anis Anjani, Ketua MGPM PAI SMP Tangsel, Asim, panitia kegiatan, dan para peserta dari siswa-siswi SMP se-kota Tangsel.

Ketua MGPM PAI SMP Tangsel, Asim, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras bahkan hingga larut malam untuk kegiatan ini.

“Terima kasih kepada rekan-rekan panitia yang telah bekerja keras selama sebulan ini demi suksesnya kegiatan ini. Terima kasih kepada Pemkot Tangsel, Kemenag Tangsel, dan Yayasan Insan Cendikia Madani, atas saran, masukan, dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat berjalan hari ini,” ujar Asim.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, dalam sambutannya menyambut gembira dengan adanya kegiatan ini. Dirinya mengatakan bahwa pelatiahan praktek manasik haji bagi siswa-siswi SMP ini merupakan kegiatan yang pertama kali diadakan di kota Tangsel, bahkan juga di provinsi Banten.

“Kegiatan Pelatihan Praktek Manasik Haji tingkat SMP ini adalah yang pertama kalinya diadakan di provinsi Banten. MGPM PAI SMP Tangsel harus mengagendakannya menjadi kegiatan ini rutin tahunan,” ujar Kepala Kantor.

Kepala Kantor menambahkan bahwa pelatihan praktek manasik haji ini merupakan kegiatan yang sangat positik untuk membangun psikologi dan mengenalkan tentang ibadah haji kapada para pelajar SMP.

“Usia SMP adalah usia mukallaf, mereka sudah terkena kewajiban melakukan ibadah haji. Dan Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2015 menjelaskan bahwa pendaftar haji adalah minimal usia 12 tahun, dan usia SMP ini rata-rata sudah berusia 15 tahun. Jadi kegiatan ini sangat relevan untuk siswa-siswi SMP,” jelas Kepala Kantor.

Senada dengan itu, Wakil Walikota Tansel, Benyamin Davnie, membacakan sambutan dari Walikota Tangsel, Airin Rahmi Diany, yang berhalangan hadir, memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan praktek manasik haji tingkat SMP se-kota Tangsel ini. Pemkot Tangsel mengucapkan terima kasih kepada MGMP PAI SMP Tangsel dan pihak Insan Cendikia Madani yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Kalau bisa tahun depan kita adakan secara gabungan siswa-siswi SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dilakukan dalam 1-2 hari, menginap dalam kemah seperti di Arafah, agar para pelajar mendapatkan pembelajaran manasik haji lebih baik lagi,” ujar Benyamin.

Menurutnya, kegiatan pelatihan praktek manasik haji ini sangatlah positif, dan akan membekas di hati dan ingatan peserta didik. Kegiatan ini juga sangat penting untuk mengedukasi, memperkenalkan, dan mempraktekkan ritual ibadah haji, sehingga saat mereka menunaikan ibadah haji atau umrah sudah mengerti.

Pelatihan Praktek Manasik Haji tingkat SMP Kota Tangsel ini dimulai dari niat di Miqot, sholat sunnah Ihram, Wukuf di Arafah diisi dengan khutbah Arafah oleh Ahmad Ansori, guru PAI SMP 3 Tangsel, Mabit di Muzdalifah, Melempar Jumrah di Mina, Thawaf Ifadhah, Sa’i, dan diakhiri dengan Tahallul, dan pembagian sertifikat. (Fuay)

Sebelumnya MTsN 5 Serang Boyong Piala di Perlombaan PMR AKSARA Perdana Tahun 2018
Selanjutnya Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Banten Tahun 2018