Menteri Agama Sapa Penyuluh Agama se Provinsi Banten


SERANG (INMAS BANTEN) — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari ini, Rabu (20/09), menyapa Penyuluh Agama dan Bintara Pembina Desa (BABINSA). Acara  digelar di Makorem 064 Maulana Yusuf Serang.

Selain Menag, hadir Gubernur Banten, Kapolda Banten,Korem 064 Maulana Yusuf,  Kakanwil Kemenag Banten dan segenap jajaran eselon III dan IV. Tidak kurang 1.000 hadirin yang merupakan penyuluh agama baik fungsional maupun honorer, Babinsa,tokoh agama dan unsur masyarakat lainnya.

Mengawali Sambutan,Kakanwil Kemenag menyampaikan bahwa terselenggaranya acara Sapa Penyuluh adalah Bukti bahwa kebersamaan itu indah,bahwa kerja sama itu begitu sangat membanggakan,Ucapan terima kasih Kepada Gubernur Banten,Komandan Korem 064 Maulana Yusuf,Kapolda Banten atas dukungan yang selama ini di berikan,terutama Kerja Sama dalam Pembinaan Pelaksanaan tugas para penyuluh agama di Provinsi Banten.

Kakanwil dalam Laporannya menyebutkan Bahwa Penyuluh Agama secara keseluruhan di provinsi Banten berjumlah 1616 Orang,90 Orang penyuluh PNS dan 1526 orang adalah penyuluh agama Non-PNS.

“Sejauh ini Kehidupan kebergamaan di banten Kondusif dan terjaga dengan baik Keharmonisannya,hal ini tentu juga ada bagian yang tak terpisahkan dari kiprah nyata para penyuluh yang berada di tengah-tengah masyarakat banten.”Tutup Kakanwil

Sedangkan dalam Pembinaan nya,Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak kepada para penyuluh agama untuk menjaga keberagaman dalam keberagamaan.

Pada tahun ini Kementerian Agama mendapatkan formasi kuota terbesar dibandingkan Kementerian lainnya. Dari hampir 60.000 kuota nasional, sebanyak 17175 kuota didapatkan oleh Kementerian Agama. Formasi penyuluh, guru agama pada madrasah juga SD, SMP dan SMA, Terbuka peluang bagi kita, jadi manfaatkan dengan baik peluang yang ada ini. Ujar Menag

Khusus untuk Penyuluh Agama Non PNS, kami sudah membahas dengan DPR agar honorarium Penyuluh Agama Non PNS akan mengalami kenaikan di tahun 2019. Selaku eksekutif kita hargai keputusan legislatif untuk keputusan resminya.

Saya berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur dan DANREM bahwa banten dengan masyarakatnnya yang agamis selalu mampu menjaga keberagaman dalam keberagamaan dan tentu tidak terlepas pula dari peran Penyuluh di Provinsi Banten. Pungkas Menag. (KA).

Sebelumnya Pengumuman Tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama RI Tahun 2018
Selanjutnya Menag Resmikan PTSP Kanwil Kemenag Banten