KUA Kecamatan Cibadak dan Warunggunung Gelar Pembinaan Perkawinan


Poto Bersama Kepala Kantor Kemenag Lebak H. Encep Safrudin Muhyi di dampingi Kasi Bimas Islam Kemenag Lebak H. Haerudin dan Kepala KUA Kec. Cibadak dan Warunggunung Serta Para Pasangan Calon Pengantin

Cibadak (Inmas Kemenag Lebak) –  KUA Kecamatan Cibadak dan KUA Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak adakan Pembinaan Perkawinan, dengan mengangkat tema : “Kita Tingkatkan Kualitas Pemahaman Calon Pengantin Dalam Kehidupan Rumah Tangga Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah”. Bertempat di Aula UPT. Dinas Pendidikan Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak dan di ikuti oleh peserta sebanyak 30 Pasangan Calon Pengantin terdiri dari Kecamatan Cibadak 20 Pasangan Calon Pengantin dan Kecamatan Warunggunung 10 Pasangan Calon Pengantin. (Kamis, 28/09/17)

Dalam hal ini Penghulu KUA Kec. Cibadak Sihabudin, Selaku Ketua Panitia Kegiatan mengatakan, Kegiatan ini di laksanakan selama dua hari dari tanggal 28 sampai 29 September 2017. Ujarnya

Menurutnya, Kegiatan ini berdasarkan UU No. 1 Tahun 1974, UU No. 18 Tahun 2016 tentang anggaran dan belanja Negara tahun anggaran 2017, PP No. 45 Tahun 2017 tentang tata cara pelaksanaan pendapatan dan belanja Negara, KMA No. 3 Tahun 1999 tentang pembinaan gerakan keluarga sakinah dan Peraturan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam No. DJ. III/600 Tahun 2013 tentang pedoman penyelenggaraan kursus pra nikah.

Kegiatan ini agar di pahaminya hakikat dan tujuan perkawinan oleh calon pengantin, terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, sakinah mawadah warahmah, dan meminimalisir terjadinya angka perceraian di Kabupaten Lebak. Paparnya

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Lebak H. Encep Safrudin Muhyi mengatakan, Kegiatan ini untuk peningkatan kualitas kita sebagai calon pengantin untuk membina rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah.

Menurutnya, Calon pengantin dalam membina rumah tangga itu harus berlandasan ibadah dan memiliki sifat sajuta (Sabar, Jujur, Tawakal), serta harus ada saling kepercayaan satu sama lain untuk menuju keluarga yang sakinah mawadah warahmah, sebab untuk membina rumah tangga itu bukan mudah banyak rintangan dan gelombang yang harus di lalui bersama, berbeda di kala kita sebelum menikah dan sesudah menikah. Ujarnya

“Enam Tipe wanita yang tidak boleh dinikahi oleh seorang calon laki-laki diantaranya Al Annanah (Wanita yang suka mengeluh dan mengadu), Al Mananah (Wanita yang suka mengungkit-ngungkit kebaikan dan jasanya), Al Hananah (Wanita yang suka menceritakan dan membanggakan orang di masa lalu), Al Haddaqah (Wanita yang berkeinginan belanjanya besar atau mudah tertarik dengan suatu barang / produk), Al Barraqah (Wanita yang suka berhias berlebihan), Asy Syaddaqah (Wanita yang suka nyinyir dan banyak bicara). Pungkasnya

H. Encep Safrudin Muhyi berharap ikuti kegiatan ini dengan baik agar kita mendapatkan ilmu bagi kita sendiri untuk ke depan membina rumah tangga dan menjadi pengantin yang sakinah mawadah warahmah. Tandasnya

(Kontributor : Anjas/Lebak)

Sebelumnya Seksi Penmad Kemenag Tangsel Adakan Rapat Sosialisasi BOP RA 2017
Selanjutnya Kondisi Fisik Lemah, 1 Orang Jemaah Haji Pulang Lebih Awal