KEMENAG LEBAK GELAR PEMUTAHIRAN DATA EMIS PONPES DAN DTA


Rangkasbitung (Inmas Kemenag Lebak) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren adakan Kegiatan Pemutahiran Data Emis Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah Takmiliyah di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak Tahun 2018. Bertempat di Aula MTsN 1 Lebak. (Selasa, 15/5)

Kegiatan ini di ikuti peserta sebanyak 40 orang terdiri dari Unsur Operator DTA dan Emis Pondok Pesantren Yang Mewakili Masing-masing Kecamatan Se-Kabupaten Lebak. Ungkap Empid Hafiedz Ruhulloh, Selaku ketua panitia saat pemaparan laporan kegiatan.
Kegiatan Pemutahiran Data Emis ini bertujuan dapat menyajikan data emis yang falid dan akuntabel. Ujarnya

Empid berharap, dengan adanya kegiatan ini meningkatnya kualitas manajemen Diniyah Takmiliyah Awaliyah dan Pondok Pesantren, dan tersajinya data emis yang akuntabel. Harapnya

Sementara itu Kepala Kemenag Lebak H. Encep Safrudin Muhyi mengatakan, Data Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah yang akurat akan memudahkan Kementerian Agama dalam melihat perkembangan lembaga pendidikan di daerah. Karena, setiap semester operator Emis di Pondok Pesantren dan Madrasah wajib melakukan update data jumlah guru, santri/siswa dan bangunan yang di miliki lembaga tersebut. Ujarnya

Menurutnya, Data madrasah dan Pondok Pesantren di Kabupaten Lebak terus mengalami perkembangan. Tahun ini, jumlah Pondok Pesantren mencapai 1.073 lembaga dengan santri mencapai ribuan orang, sedangkan jumlah madrasah sudah mencapai 1.000 lembaga lebih dan tersebar di 28 Kecamatan. Paparnya

Sistem informasi Emis memberikan kemudahan bagi madrasah dan Pondok Pesantren untuk melaporkan jumlah siswa, guru, bangunan dan kondisi umum lembaga pendidikan kepada Kementerian Agama.

Sebelum ada Sistem informasi Emis, lembaga pendidikan di daerah kesulitan dalam membuat laporan kepada Kementerian Agama. Dengan kemajuan teknologi informasi, kita bisa melaporkan kondisi madrasah atau pondok pesantren dengan cepat dan mudah.

Laporan yang akurat dan akuntabel akan menjadi dasar Kementerian Agama dalam melakukan pembinaan terhadap madrasah dan pondok pesantren. Jika ada bantuan gedung atau sarana dan prasarana dari pemerintah pusat, pihaknya bisa merekomendasikan madrasah dan pesantren yang membutuhkan bantuan. Hal itu, merujuk pada data yang di input operator pada sistem informasi Emis. Pungkasnya

(Kontributor : Anjas/Lebak)

Sebelumnya MTsN 1 LEBAK GELAR WISUDA PURNA SISWA
Selanjutnya KEGIATAN SHALAT DZUHUR BERJAMAAH DAN KULTUM RAMADHAN 1439 H KANKEMENAG KAB. SERANG