Kemenag Lebak Gelar Pembinaan Administrasi Hukum & KLN


Kepala Kantor Kemenag Lebak H. Encep Safrudin Muhyi Saat Memberikan Arahan Pada Kegiatan Pembinaan Administrasi Hukum dan KLN

Rangkasbitung (Inmas Kemenag Lebak) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak adakan Kegiatan Pembinaan Administrasi Hukum dan KLN, dengan mengangkat tema : “Membentuk Aparatur Sipil Negara Yang Sadar Hukum”. Jum’at, (13/10).

Dalam hal ini H. Budi Sulam Taufik, Selaku ketua panitia kegiatan mengatakan, Kegiatan ini di laksanakan di Aula Koperasi Bangkit Rangkasbitung dan di ikuti oleh peserta sebanyak 60 orang terdiri dari Kepala Seksi di Lingkungan Kementerian Agama Kab. Lebak 6 orang, Penyuluh Agama Islam 6 orang, Kepala KUA / Penghulu 10 orang, Pengawas 5 orang, JFU Pada Kantor Kementerian Agama Kab. Lebak 22 orang, JFU Pada Kantor KUA Kecamatan 5 orang, Kepala Tata Usaha dan Caraka Pada MTs, MA 6 orang.

Menurutnya, Kegiatan ini berdasarkan UU No. 43 Tahun 1999 tentang pokok-pokok kepegawaian, PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan Intruksi Presiden No. 1 Tahun 1995 tentang perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan aparatur pemerintah kepada masyarakat. Ujarnya

H. Budi Sulam Taufik berharap, Setiap pegawai/ Aparatur Kementerian Agama dapat mengerti dan memahami aturan dan hukum yang berlaku dan terciptanya kualitas Aparatur Sipil Kementerian Agama yang taat akan hukum. Pungkasnya

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Lebak H. Encep Safrudin Muhyi mengatakan, Kegiatan ini suatu indikasi untuk peningkatan kualitas kita sebagai Aparatur Kementerian Agama. Ujarnya

Menurutnya, Kementerian Agama mempunyai Lima Nilai Budaya Kerja diantaranya Integritas, Profesionalitas, Inovatif, Tanggung Jawab dan Keteladanan. Ini sebagai tata nilai yang harus di taati dan di patuhi oleh kita semua sebagai Aparatur Kementerian Agama.
Hukum adalah tata nilai yang disepakati menjadi suatu standar perilaku yang wajib di ikuti bersifat memaksa dan memberikan sangsi bagi orang yang melanggarnya. Paparnya

Penegakan hukum terpenuhi bila 5 Pilar Hukum berjalan dengan baik diantaranya Instrumen hukum yang baik, Aparat penegak hukum yang tangguh, Peralatan yang memadai, Masyarakat yang sadar hukum dan Birokrasi yang mendukung. Pungkasnya

Selanjutnya H. Encep juga mengatakan, Peran Kementerian Agama dalam menumbuhkan kesadaran hukum, karena agama menjadi salah satu faktor menumbuhkan kesadaran hukum antara lain mendorong seseorang (manusia) berperilaku dan berbuat sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang sah,  sehingga tercipta suatu kondisi masyarakat yang sadar dan taat hukum, mendorong seseorang berperilaku yang baik dengan mentauladani pribadi Rasulullah SAW agar manusia selamat dan bahagia dunia dan akhirat serta mengeluarkan manusia dari miopik dan primordial dan formalisme sempit yang akan melahirkan berbagai konflik sosial, politik bahkan menjurus kepada perpecahan dan peperangan. Paparnya

H. Encep berharap, Para Aparatur Kementerian Agama harus di tingkatkan disiplin dalam bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku dan meningkatkan akselerasi Kementerian Agama ke depan agar lebih baik lagi, serta wawasan kita tingkatkan sesuai dengan Visi dan Misi Kementerian Agama supaya kita taat pada aturan yang berlaku. Tandasnya

(Kontributor : Anjas/Lebak)

Sebelumnya Pengukuhan dan Raker Pokjahulu Kemenag Tangsel
Selanjutnya Rakerda VII LPTQ Banten