Kemenag Kabupaten Serang Adakan Pemantapan Tugas KARU KAROM


Inmas Kemenag Kabupaten Serang,

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten menegaskan bahwa Para Petugas yang mendampingi jemaah calon haji harus bekerja dengan sungguh-sungguh untuk melayani Jemaah Calon Haji, jika hanya akan sekedar untuk melaksanaan Ibadah Haji sambil bertugas lebih baik dari sekarang mengundurkan diri, terutama Petugas Keloter yaitu TPHI, TPIHI dan TKHI Dokter yang dibiayai oleh Anggaran Negara sepenuhnya, maka harus mengutamakan Tugas Pokonya yaitu untuk melayani Jemaah Calon Haji, hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten H.A. Bazari Syam saat beliau menyampaikan sambutan dan membuka Acara Pembinaan dan Pemantapan bagi para Petugas (Ketua Regu/KARU, Ketua Rombongan/KAROM, TPHI, TPIHI, TKHI dan TPHD) Sabtu, 05 Agustus 2017 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang.

Demikian pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang H. Abdurroup menegaskan bahwa Petugas Yang Mendampingi Jemaah Calon Haji harus bekerja secara professional dan dapat dipertanggungjawabkan, sebab sekecil apapun kesalahan para Petugas sangat besar pengaruhnya terhadap pengelolaan dan penyelenggaran Ibadah Haji dalam hal ini, Kementerian Agama, jangan sampai akibat keteledoran dan ketidak-pedulian para Petugas terhadap Jemaah Calon Haji, berdampak kepada citra buruk Kementerian Agama.

Sementara Kepala Subagian Tata Usaha H. Suaidi yang tampil sebagai Narasumber dalam Pembinaan dan Pemantapan Ketua Regu (KARU) dan Ketua Rombongan (KAROM) juga TPHI dan TPIHI, memaparkan pentingnya kepiawaian dan inovasi para petugas dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh Jemaah Haji yaitu (1) Para Petugas Yang Menyertai Jemaah Haji Harus Menyamakan persepsi dan atau kesamaan pendapat, (2) Para Petugas Harus Kompak (3) Petugas Jangan Mementingkan Kepentingan Pribadi melainkan harus mementingkan kepentingan Jemaah Haji, (4) Para Petugas Harus memiliki kompetensi yang maxsimal dibidangnya, (5) Para Petugas Terutama Petugas Pembimbing Ibadah Jangan Mengembangkan Pendapat yang Bernuasa pada Perdebatan soal Furuiyah, melainkan Petugas Terutama Petugas Pembimbing Ibadah Haji harus menguasai secara Maksimal Baku Panduan Yang dikeluarkan Oleh Kementerian Agama, (6) Para Petugas tidak boleh meklasifikan Jemaah Haji dalam soal pelayanan, semua Jemaah Haji harus dipandangan sama mereka adalah Tamu Allah SWT, yang harus dilayani secara maksimal. Oleh Karena, Utamakan layanan, jangan mengutamakan kepentingan pribadi termasuk dalam soal pelaksanaan Ibadah. Jangan sampai ada Jemaah terlantar tidak mendapatkan pelayanan akibat para petugasnya sedang asyik ibadah.

Dengan maksimalnya pelayanan yang dilakukan oleh para Petugas Baik TPHI, TPIHI, TKHI, TPHD dan KRU KAROM, mudah-mudahan akan mampu mengantarkan para Tamu Allah ini meraih Haji Mabrur yang menjadi cita-cita para Jamaah Haji.

Inmas Kemenag Kabupaten Serang/Dayat

Save

Sebelumnya Pelepasan Peserta AKSIOMA Tingkat Nasional
Selanjutnya PD. IGRA Kab. Lebak Adakan Silaturahmi & Halal Bi Halal