Kanwil Kemenag Banten Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Penyuluh Agama Non PNS


Kakanwil Kemenag Banten H. A. Bazari Syam Saat Memberikan Arahan Pada Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Penyuluh Agama Non PNS

Rangkasbitung, (Inmas Kemenag Lebak) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Subbag Hukum & KUB adakan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Penyuluh Agama Non PNS dan di ikuti oleh Penyuluh Agama Islam Non PNS di Lingkungan Kementerian Agama Kab. Lebak sebanyak 80 orang terdiri dari Kecamatan Rangkasbitung, Kalanganyar, Maja, Cibadak, Cipanas, Sajira, Cimarga, Warunggunung, Cikulur dan Curugbitung. (Sabtu, 07/10/17)

Kegiatan ini di selenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Lebak. Turut hadir Kakanwil Kemenag Banten H. A. Bazari Syam, Kasubbag Hukum & KUB Kanwil Kemenag Banten H. Damanhuri, Kepala Kantor Kemenag Lebak H. Encep Safrudin Muhyi, Kasubbag TU Kemenag Lebak H. Akhmad Tohawi, Kasi Bimas Islam Kemenag Lebak H. Haerudin dan Para Penyuluh Agama Islam PNS di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Lebak.

Dalam hal ini Kepala Kantor Kemenag Lebak H. Encep Safrudin Muhyi mengatakan, Apa yang disampaikan oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Banten bisa direnungkan, dilaksanakan dan dijalankan jajaran Pegawai di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lebak termasuk oleh para Penyuluh Agama Islam baik PNS maupun Non PNS. Ujarnya

Alhamdulillah Pak Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten sudah silaturahmi ke Kementerian Agama Kab. Lebak. Saya minta petuah yang disampaikan itu direnungkan, dilaksanakan serta dijalankan guna meningkatkan khodimul ummah, barokah, karomah dan kesehatan dari Allah SWT. Paparnya

Sementara itu Kakanwil Kemenag Banten H. A. Bazari Syam mengatakan, Selain penyuluh reguler, tugas penyuluh Non PNS mempunyai tugas yang sama di Kementerian Agama. Ujarnya

Menurutnya, Pertama penyuluh Agama Islam memiliki kewajiban kepada Kementerian Agama, dimana harus ada kesatuan arah bagi penyuluh Agama Islam Non PNS yang tugasnya melakukan pelayanan kegiatan bimbingan agar mampu memahami dan mengamalkan ajaran Agama Islam dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan syariah dan ajaran islam.

Ini semua tidak boleh keluar dari koridor Peraturan yang berlaku di Republik Indonesia. Negara Indonesia ini pendirinya adalah Para Ulama dengan Ideologi Pancasila NKRI Harga Mati. Paparnya

Selanjutnya H. A. Bazari Syam mengingatkan kepada para Penyuluh Agama Islam, saya minta betul-betul memperhatikan kondisi Negara ini. Alat telekomunikasi berupa Handphone sekarang ini sudah merajalela, karena alat komunikasi tersebut bisa membuka jendela dunia secara luas.

Mari gunakan alat telekomunikasi itu dengan baik dan benar. Maka dari itu Penyuluh Agama Islam harus mampu memberikan pemahaman bahwa tidak semua berita itu baik. Untuk itu berikan penyuluhan dalam setiap kegiatan, teliti, analisis, karena tanpa diteliti bisa mendatangkan huru hara. Pungkasnya

Tambah Kasubbag Hukum & KUB Kanwil Kemenag Banten H. Damanhuri mengatakan, bahwa semua persoalan yang terjadi di masyarakat itu segera dilaporkan ke Kementerian Agama untuk di bahas dan mencari solusinya. Ujarnya

H. Damanhuri, meminta semua laporan yang disampaikan pada pihaknya itu mudah dicerna di masyarakat. Kita ini keluarga besar di rumah tangga, sampaikan dulu kepada orang tua, jangan kepada orang lain. Tandasnya

(Kontributor : Anjas/Lebak)

Sebelumnya Ikrar Syahadat Di Kankemenag Kota Serang
Selanjutnya Madrasah Peduli Rohingya "Penyerahan Bantuan Kemanusiaan untuk Muslim Rohingya" dari RA, MI, MTs, MA dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten