Kanwil Kemenag Banten bekerjasama dengan UIN SMH Banten gelar Sertifikasi Pembimbing Haji


Anyer – (Inmas Banten) Kantor Wilayah Kementerian Agama Banten (Kanwil Kemenag Banten) bekerja sama dengan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menggelar sertifikasi pembimbing manasik haji.

Acara yang dipusatkan di Hotel Marbella Anyer, mulai 9 hingga 18 Desember 2019 ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Banten, DR. H. A. Bazari Syam, M. Pd. I., Senin (9/12/2019).

 

Hadir dalam acara ini, antara lain, Rektor UIN SMH Banten Prof. DR. Fauzul Iman, MA yang diwakilkan oleh Wakil Rektor 3 Dr. H. Wawan Wahyudin, M. Pd.,  Kabag TU Kanwil Kemenag Banten H. Lukmanul Hakim, Kepala Bidang PHU DR. Machdum Bachtiar, dan Dekan Fakultas Dakwah UIN  serta para pejabat di lingkungan UIN SMH Banten dan Kanwil Kemenag Banten.

 

Bazari dalam pengarahannya menjelaskan, pemerintah wajib memberikan bimbingan kepada jemaah haji sebelum keberangkatan, selama di Arab Saudi dan sampai kepulangan ke Indonesia.

Untuk itu lanjut dia, dalam rangka melaksanakan bimbingan manasik secara profesional yang dilaksanakan oleh pemerintah, masyarakat baik perseorangan maupun kelompok bimbingan, diperlukan sertifikasi bagi pembimbing manasik haji.

“Sertifikasi pembimbing manasik merupakan proses penilaian dan pengakuan pemerintah atas kemampuan dan keterampilan seseorang untuk melakukan bimbingan manasik haji secara profesional,” kata Bazari.

Ia menyebutkan, kegiatan sertifikasi pembimbing manasik haji sebagai sarana pembentukan pembimbing haji profesional, yang mampu mengaktualisasikan tujuan penyelenggaraan ibadah haji dengan meningkatkan pengetahuan dan praktik manasik serta kompetensi lainnya dalam penyelenggaraan ibadah haji.

 

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah, dalam laporannya, mengatakan bahwa, kegiatan ini diikuti 100 peserta utusan dari 8 kabupaten/kota se-Banten. Kegiatan digelar selama 9 hari 9-18 Desember 2019 di Hotel Marbella Anyer.

 

“Tujuan dari kegiatan ini antara lain meningkatkan kualitas, kreativitas, dan integritas pembimbing manasik agar mampu melakukan aktualisasi potensi diri dan tugasnya secara profesional guna mewujudkan jemaah haji mandiri dalam hal ibadah dan perjalanan,” ujarnya.

Tuiuan lainnya, memberikan pengakuan dan perlindungan atas profesionalitas pembimbing manasik dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan kewenangannya dalam memberikan bimbingan manasik sesuai ketentuan pemerintah.

 

Selain itu, untuk standarisasi kompetensi pembimbing agar dapat memberikan jaminan kualitas pelayanan di bidang bimbingan manasik serta menjadi menjadi mediasi bagi direktorat jenderal penyelenggaraan haji dan umrah dalam mewujudkan penjaminan mutu bagi pembimbing manasik, baik yang ada di pemerintah maupun masyarakat.

Untuk mewujudkan tujuan ini panitia mengundang narasumber dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI, Kanwil Kemenag Banten, UIN SMH Banten, serta Praktisi Haji.

Para peserta akan mengikuti sekitar 23 materi pelatihan dengan total 85 jam pelajaran. Pembelajaran menggunakan sistem klasikal dan gabungan.

 

“Diharapkan peserta sertifikasi dapat saling mengenal antara satu dengan yang lainnya, sehingga menjadi tim kerja yang tangguh, serta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan untuk memberikan pelayanan prima kepada jemaah,” pungkas dia.

Sebelumnya Pengumuman Bagi Pelamar Formasi Khusus dan Jadwal Seleksi Administrasi
Selanjutnya POKJAWAS KEMENAG LEBAK GELAR DISEMINASI PPKB