HAB Kementerian Agama ke 73 di warnai Bakti Sosial Kemanusiaan bagi Korban Bencana Sunami Selat Sunda


Kepala Biro Umum Kemenag RI Safrizal didampingi Kakanwil Banten A. Bazari Syam beserta Kabag Perlengkapan menyerahkan secara simbolis paket Kebutuhan Bahan Pokok bagi Pengungsi di, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12). Foto: MH

INMAS Banten – Sejumlah warga yang tinggal di pesisir pantai, di  10  Kecamatan di Kabupaten Pandeglang,  yang terkena dampak  terjangan tsunami pada Sabtu (22/12) malam,  masih mengungsi di posko pengungsian yang dibentuk Kementerian Agama.  Sesuai dengan Intruksi Menteri Agama kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Banten telah dibentuk tiga titik Posko Pengungsian yakni MTsN 2 Pandeglang di Kecamatan Labuan ,  MTsN 7 Pandeglang di Kecamatan Angsana, dan MI Math’laul Anwar Citangkil di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Pandeglang.

Drs. H. Endang, M. Si., selaku Kepala Kemenag Kabupaten Pandeglang mengatakan bahwa jumlah warga yang mengungsi  di tiga Posko tersebut sebanyak   3300  Orang, sebagian mereka ada yang menetap baik siang maupun malam hari di pengungsian karena rumah mereka rusak, ada juga karena rumah mereka berada sangat dekat dengan bibir pantai sehingga mereka khawatir untuk tinggal di rumah, sebagian lainnya hanya mendatangi Pokso pengungsian dimalam hari saja, sedangkan di siang hari mereka kembali ke rumah masing-masing .

Lebih lanjut H. Endang menjelaskan bahwa para pengungsi yang berada di Posko Kementrian Agama saat ini menggunakan tempat tinggal darurat di ruang-ruang belajar Madrasah.  Selama ditempat pengungsian kami berusaha maksimal untuk menyediakan makan, minum, penyediaan makanan ringan, selimut, alas tidur, pakaian dalam, alat kesehatan, kebutuhan bayi bahkan obat-obatan ringan. Selain itu sesuai instruksi Kakanwil kami juga mencoba memberikan bimbingan spiritual berupa tausiyah dan wejangan untuk membantu meningkatkan mental dan semangat para pengungsi.  Baru baru ini diantara para pengungsi sebagian mengatakan akan kembali dari pengungsian ke rumah masing masing untuk melanjutkan usaha di rumah masing-masing. Karena itu rencananya Bakti sosial yang diselenggarakan ini bertujuan untuk memberi bekal kebutuhan pokok untuk beberapa hari sepulang dari pengungsian. Dalam Pendistribusiannya paket bantuan tersebut disampaikan langsung ke tempat tinggal para korban yang sebelumnya telah terdata pada kementerian agama.

Kegiatan Bakti Sosial Kementerian Agama untuk membantu Korban Bencana Sunami diselenggarakan atas instruksi Menteri Agama dengan menggunakan Dana yang berasal dari sumbangan aparatur sipil negara pada Kementerian Agama.  Hal tersebut disampaikan oleh Drs. Syafrizal., M. Si selaku Kepala Biro Umum Kementerian Agama RI pada sambutannya mewakili Menteri Agama  saat melepas Tim BANSOS Kemenag sesaat sebelum berangkat ke masing – masing lokasi sasaran.

 

“ Bapak Menteri Agama berpesan agar kejadian Sunami ini dapat difahami secara arif dan bijak. Saya mengajak kepada seluruh jajaran Kementerian Agama khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk memaknai bahwa kejadian Musibah Sunami ini sebagai Ujian dari Allah SWT, Tuhan yang maha esa kepada hamba-Nya yang akan di tingkatkan derajatnya.” Imbuhnya.

Kehadiran Kepala biro umum yang didampingi oleh Kabag Perlengkapan Chuzaemi Abidin itupun disambut dengan hangat oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten DR. H. A. Bazari Syam., M. Pd. I. Dalam sambutannya kakanwil mengatakan apresiasi luar biasa kepada Bapak Menteri Agama yang telah mengambil langkah cepat ditengah suasana shok atas peristiwa Sunami ini dengan memerintahkan kepada kami langkah-langkah penanganan menghadapi darurat bencana sunami di Banten.

Senada dengan pesan kuat Menteri Agama dalam sambutan tersebut kakanwil mengatakan : “ Setiap orang yang menjadi korban ujian bencana sunami ini adalah ORANG BAIK, mereka yang selamat adalah orang orang BAIK yang diselamatkan, sedangkan mereka yang wafat  adalah orang orang TERBAIK yang di Syahidkan”. Tegasnya.

Kegiatan Bakti Sosial Kementerian Agama untuk membantu korban bencana sunami ditandai dengan penyerahan secara simbolis paket bantuan kepada Tim BAKSOS Kementerian Agama yang melibatkan seluruh personil Kementerian Agama di Kabupaten Pandeglang dan unsur Personil pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten serta dibantu secara aktif oleh unsur TNI yang bertugas di titik lokasi pengungsian. Bantuan yang disebarkan berupa 12 Ton Beras, 2.5 ton Minyak sayur dan 5 ton Gula pasir, serta Alat alat kesehatan sampai kebutuhan bayi . Selain itu Menteri Agama juga memberikan Santunan kepada 10 keluarga Korban Meninggal dan bantuan biaya pengobatan korban luka luka sebanyak 6 orang masing masing sebesar 5 juta dan 2,5 juta rupiah. Santunan diberikan secara langsung oleh Menteri Agama kepada para Korban.

Hadir pada kegiatan Bakti SOSIAL Kementerian Agama tersebut Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama sekaligus Ketua MUI Provinsi Banten, Pimpinan Majelis Agama, Kabid. pendidikan Madrasah dan para pejabat di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten.(Sabtu,29/12) Tim INMAS

 

Sebelumnya Kemenag Lebak Gelar Lomba Mancing Mania Dalam Rangka HAB Kemenag Ke-73
Selanjutnya Tangsel Adakan Muhasabah Akhir Tahun 2018 dan Menyambut Tahun Baru 2019