Encep Syaprudin Muhyi : Pentingnya Membangun Sinergitas


Cisarua Bogor (Inmas Banten)- Sebanyak 50 peserta terdiri dari unsur Kepala Seksi PAIS, Kepala Seksi Pontren, Operator siaga, Operator Emis Kabupaten Kota se- banten, Pengurus MGMP SD, SMP dan SMA Provinsi, FKG Provinsi, FKDT Provinsi, mengikuti Kegiatan Evaluasi Program Pendidikan Agama dan keagamaan Islam. Kegiatan ini di buka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan keagamaan Islam H. Encep Syaprudin Muhyi,  Senin (18/11/19). Hadir pada kesempatan ini seluruh Kepala Seksi di lingkungan Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), seluruh Peserta dan Panitia.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten terbentuk pada tahun 2002, berdasarkan keputusan Menteri Agama Republik Indonesia terdapat beberapa bidang diantaranya pendidikan Agama dan keagamaan Islam, atauyang disingkat dengan Bidang Pakis yang terbentuk tahun 2013, berdasarkan perubahan struktur organisasi Kementerian. Adapun Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam memiliki 5 seksi yang terdiri dari : seksi Pendidikan Agama Islam pada pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar, seksi pendidikan Agama Islam pada pendidikan menengah, seksi pendidikan diniyah dan kesetaraan, seksi pondok pesantren, seksi sistim Informasi pendidikan Agama dan Keagamaan.

Sebagai satu Bidang dalam pemerintahan yang telah menjalankan program-program untuk kepentingan masyarakat di tuntut untuk lebih profesional dalam melayani masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, untuk itu pemerintah bertanggungjawab memfasilitasi kegiatan, “ Evaluasi Program Pendidikan Agama dan keagamaan Islam tahun 2019.” Dalam hal ini pejabat dan pelaksana pada Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) baik pada Kanwil Kemenag maupun pada Kemenag Kabupaten Kota secara terstruktur dan terprogram untuk memestikan para kasi dan pelaksana Pakis dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan standar dan kode etik profesinya.

Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan Evaluasi program pendidikan Agama dan Keagamaan Islam tahun anggaran 2019 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten yaitu :

  1. Mengevaluasi target pencapaian dari seluruh program-progran pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) tahun 2019 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten,
  2. Menganalisa keterlaksanaan program-program pendidikan Agama dan Keagamaan Islam tahun 2019,
  3. Merumuskan penyebab dan menentukan dasar, arah, strategi program pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, sehingga keputusan dan kebijakan yang diambil berdampak efektif dan efisien di tahun mendatang.

Demikian dikatakan Fera Susilawati dalam laporanya.

Kabid PAKIS H. Encep Syaprudin Mauhi saat Memberikan arahan dan Membuka Kegiatan Evaluasi Program Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam

Pada kesempatan yang sama dalam arahannya Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) H. Encep Syaprudin Muhyi mengatakan Output dari kegiatan ini yaitu mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah di laksanakan oleh bidang PAKIS. sedangkan outcomenya supaya diimplementasian kepada Masyarakat mengenai semua Kegiatan-kegiatan dan bantuan-bantuan baik aktipitas-aktipitas semua yang ada di Kementerian Agama khususnya di Kemenag-Kemenag Kapupaten Kota umumnya Kanwil Kemenag Banten supaya masyarakat merasakan apa aktipitas, apa yang dirasakan oleh masyarakat terkait dangan kegiatan di Kementerian Agama, katanya.

Semua peserta lanjut Encep Syaprudin Muhyi supaya mengaplikasikan apa yang diharapkan oleh masyarakat, dan melihat bagaimana keinginan masyarakat dengan pendidikan agama dan keagamaan Islam. sebab kita punya undang-undang, punya PP 55 tahun 2007 terkait dengan Agama dan keagamaan, punya undang-undang pesantren tahun 2019. kedepan mungkin saja para pimpinan pondok pesantren semua sejahtera dan nanti stakeholders Kabupaten Kota khususnya Bupati Walikota bisa mengsuport termasuk madrasah diniyah, termasuk PPQnya supaya mereka itu disuport, maka dari itu disinilah outcomenya dari PAKIS itu supaya mereka merasakan semua.    

Kabid PAKIS mengaharapakan kepada semua Stakeholder Bidang pakis harus lebih sinergi dengan bidang-bidang yang lain karena bidang pendidikan Agama dan keagamaan bukan hanya di bidang pakis saja tapi ada di bidang-bidang lain termasuk dipemerintah daerah, contohnya terkait dengan Porsadin, Pospeda dan Pospenas, maka dari itu dengan pemerintah daerah supaya sinergi, untuk itu sinergitas ini yang harus dibangun, harapnya. (Inmas/Uq )

Sebelumnya MUTASI KEPALA KUA DI LINGKUNGAN KANKEMENAG KAB. TANGERANG
Selanjutnya Pengurus PD IGRA Tangsel 2019-2024 Resmi Dilantik