572 GURU MADRASAH DI PANDEGLANG IKUTI SELEKSI PPG


Pandeglang (Humas Pandeglang) – Sebanyak 572 orang guru madrasah di Kabupaten Pandeglang mengikuti seleksi calon peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), Rabu (22/05/2019). Lokasi tes disebar di 4 madrasah negeri, yaitu MAN 1 Pandeglang sebanyak 69 orang, MTsN 1 Pandeglang 203 orang, MTsN 2 Pandeglang 156 orang dan MAN 3 Pandeglang 144 orang.

Tes tulis yang dilakukan secara online ini diikuti oleh guru madrasah dari semua jenjang, yakni RA, MI, MTs dan MA. Para guru mengikuti tes untuk 7 mata pelajaran agama yang telah mereka tentukan sebelumnya. Kelima mata pelajaran tersebut adalah Sejarah Kebudayaan Islam, Akidah Akhlaq, Fiqih, Al-Qur’an Hadits, guru kelas MI, guru kelas RA dan Bahasa Arab.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang  Solekhudin menjelaskan, seleksi yang dilaksanakan merupakan rangkaian yang harus dilalui oleh seorang guru madrasah untuk dapat menerima tunjangan profesi.

“Mudah-mudahan dari Pandeglang banyak yang lulus sehingga kualitas pendidikan madrasah terus meningkat. Seiring dengan itu mudah-mudahan kesejahteraan para guru tambah meningkat juga,” harap Solekhudin yang juga mantan kepala MTsN 2 Pandeglang.

Solekhudin menjelaskan, sebelum dipanggil mengikuti seleksi, para guru madrasah ini telah melakukan pendaftaran mengikuti program PPG secara online. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (Simpatika). “Tahun ini yang dipanggil mengikuti tes lumayan banyak karena batasan TMT mengajarnya dinaikkan dari 2005 ke 2015,” jelas Solekhudin.

Menurut Mumu Mukhlisin, Panitia PPG madrasah dari Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Banten, peserta PPG se-Banten sebanyak 3.293 orang, 572 orang di antaranya dari Pandeglang. “Alhamdulillah seleksi di semua kabupaten kota berjalan tertib dan lancar,” jelas Mumu saat dihubungi Kamis, 23/05/2019.

Ketika ditanya jumlah kuota yang akan diterima oleh perguruan tinggi yang menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) program sertifikasi guru, Mumu menjelaskan belum ada. “Kalau kuota yang akan diterima sampai saat ini belum ada,” terang Mumu.

Sebelumnya SEKSI PHU KEMENAG PANDEGLANG GELAR KOORDINASI SAMBIL BUKBER
Selanjutnya IMPLEMENTASI 5 NILAI BUDAYA KERJA DI BULAN RAMADHAN